Erick Thohir Apresiasi Kemenangan Bersejarah Timnas atas Oman, Ingatkan Fokus ke Laga Lawan Mozambik

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:50 WIB
Erick Thohir Apresiasi Kemenangan Bersejarah Timnas atas Oman, Ingatkan Fokus ke Laga Lawan Mozambik

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyambut positif kemenangan tim nasional Indonesia atas Oman dalam laga FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Dengan skor meyakinkan 3-0, skuad Garuda berhasil memutus catatan buruk yang telah berlangsung selama 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman.

Meski puas dengan hasil tersebut, Erick mengingatkan bahwa timnas masih memiliki agenda penting berikutnya, yaitu menghadapi Mozambik. Ia menekankan bahwa pertandingan tersebut tidak kalah krusial dalam upaya meningkatkan peringkat Indonesia di tingkat internasional.

"Ya, pasti senang, tapi kan masih ada pertandingan lawan Mozambik. Ranking-nya juga di atas kita, (sekitar) seratus. Ya, mudah-mudahan kalau kedua pertandingan ini hasilnya baik, kan paling tidak tingkat FIFA-nya juga bisa lebih baik," ujar Erick di Stadion GBK, Jumat (5/6/2026).

Menanggapi fakta bahwa Indonesia tidak pernah menang atas Oman dalam hampir empat dekade terakhir, Erick memilih untuk melihat kemenangan ini sebagai bagian dari proses pembangunan tim yang masih berjalan. Menurutnya, hasil positif ini menjadi modal berharga bagi skuad Garuda, namun fokus utama tetap pada konsistensi performa di agenda internasional selanjutnya.

"Kita lihat karena kan tentu masih ada target-target yang lain. Ada habis ini AFF, ada FIFA ASEAN yang belum diumumkan, nanti kita sabar saja. Karena kembali membangun (tim) saya rasa pasti kasih kesempatan John waktulah," katanya.

Dalam laga tersebut, tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Selain itu, penampilan Emil juga mendapat pujian dari pelatih John Herdman setelah berhasil menggagalkan tendangan penalti Oman, turut mengamankan kemenangan bersih timnas.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar