MURIANETWORK.COM - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono memberikan tanggapan terkait bergabungnya Israel ke dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurutnya, keputusan Indonesia untuk tetap berada dalam forum tersebut justru penting untuk mempertahankan pengaruh dan akses informasi, terutama dalam konteks perjuangan Palestina.
Pentingnya Menjaga Posisi Diplomatik
Dave Laksono menegaskan bahwa keluarnya Indonesia dari Dewan Perdamaian justru akan merugikan posisi strategis negara. Ia berargumen bahwa dengan tetap berada di dalam, Indonesia memiliki hak suara dan dapat memantau perkembangan secara langsung.
"Justru lebih jelas gitu. Kalau kita keluar, malah kita nggak punya hak suara, kita nggak mengetahui pergerakan," tuturnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Dengan kata lain, kehadiran di forum itu dinilai memberikan ruang untuk memahami dinamika dengan lebih baik sekaligus mengupayakan target-target diplomasi Indonesia. "Justru dengan di sana kita bisa lebih memahami dan bisa lebih bersikap untuk mencapai target-target tersebut," lanjut Dave.
Peluang dan Posisi Tawar untuk Palestina
Lebih jauh, politisi tersebut menyatakan optimisme bahwa peluang bagi Palestina untuk bergabung ke dalam Dewan Perdamaian tetap terbuka. Menurutnya, posisi Indonesia di dalam forum justru menjadi alat tawar yang penting untuk mewujudkan kemungkinan tersebut.
Artikel Terkait
Enam Tersangka Pembunuhan WN Ukraina di Bali Kabur ke Luar Negeri
Presiden Prabowo Tandatangani Komitmen Investasi Jepang Rp 380 Triliun di Tokyo
BMW Seri 5 520i M Sport Tawarkan Sentuhan Sporty dan Teknologi Mutakhir di Pasar Eksekutif
Jaksa Tolak Permohonan Justice Collaborator Terdakwa Korupsi Izin TKA