Dua Bulan Tayang, Drama China “Pursuit of Jade” Masih Populer di Indonesia dan Tarik Minat Penonton Baru

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 04:45 WIB
Dua Bulan Tayang, Drama China “Pursuit of Jade” Masih Populer di Indonesia dan Tarik Minat Penonton Baru

Dua bulan setelah penayangan perdananya, drama romansa asal China bergenre kerajaan berjudul “Pursuit of Jade” masih bertengger di hati para penggemar di Indonesia. Popularitas yang tak kunjung surut ini tidak hanya menghibur, tetapi juga berhasil memperkenalkan drama China yang akrab disebut “dracin” kepada lebih banyak penonton baru di Tanah Air.

Kisah dalam drama ini berpusat pada hubungan romansa yang berawal dari pernikahan palsu antara tokoh Fan Changyu dan Xie Zheng. Perlahan, hubungan rekaan itu berkembang menjadi cinta sejati setelah keduanya menghadapi berbagai tantangan dan peperangan yang sempat memisahkan mereka.

Salah satu penonton yang terpikat adalah Siti. Perempuan yang berprofesi sebagai guru ini mengaku mulai menonton drama yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei itu dalam dua pekan terakhir. Awalnya, ia hanya melihat cuplikan singkat di TikTok. Kini, ia telah menyelesaikan belasan episode sebagai hiburan di malam hari setelah bekerja.

“Ini dracin pertama yang saya tonton, dan yang paling menarik adalah suasana latar ceritanya yang sangat indah bertemakan kerajaan di China,” ujarnya.

Di sisi lain, ada Niken, penggemar yang sudah cukup lama mengikuti berbagai judul dracin. Meski sudah menonton banyak drama, ia tetap mengaku tertarik dengan kisah Fan Changyu dan Xie Zheng. Menurutnya, drama ini memberikan pengetahuan baru tentang budaya pernikahan matrilokal di China. Lebih dari itu, ia mengidolakan tokoh utama wanita yang digambarkan pemberani dan peduli terhadap sesama.

Dengan total 40 episode, “Pursuit of Jade” telah menuntaskan penayangannya untuk penonton internasional sejak akhir Maret lalu. Namun, pamornya belum meredup. Hingga kini, drama tersebut masih menempati peringkat kedua dalam daftar pencarian paling populer di platform iQIYI Indonesia. Popularitas ini bahkan berdampak pada judul lain yang dibintangi Zhang Linghe, yakni “The Best Thing”, yang kembali masuk ke dalam daftar sepuluh drama paling banyak dicari meski telah dirilis setahun lalu.

Ketertarikan terhadap Zhang Linghe dan “Pursuit of Jade” turut mendorong pertumbuhan jumlah penggemar baru. Rani, salah satu pengelola Walnutz Indonesia sebutan untuk klub penggemar Zhang Linghe menyebutkan bahwa jumlah anggota terus bertambah sejak drama tersebut tayang. Grup percakapan WhatsApp mereka kini hampir mencapai 1.000 anggota, sementara jumlah pengikut di akun Instagram mendekati 9.000.

“Ada banyak penggemar baru yang bergabung dengan beragam latar belakang. Beberapa bahkan mengatakan belum begitu mengikuti dracin, tetapi kemudian semakin aktif menonton setelah menyaksikan drama ini,” kata Rani.

Seperti klub penggemar pada umumnya, Walnutz Indonesia juga menggelar sejumlah program untuk mempromosikan drama tersebut, mulai dari pemasangan iklan LED hingga acara nonton bareng yang digelar bekerja sama dengan iQIYI Indonesia. Menurut Rani, kehadiran para penggemar baru ini menjadi angin segar yang akan membuat komunitas dracin di Indonesia semakin ramai dan terus berkembang.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar