King Nassar Hadirkan Program ‘Healing Jalur King Nassar’, Ruang Curhat dan Hiburan Ringan Tayang Perdana 4 Mei 2026 di RCTI

- Selasa, 28 April 2026 | 08:00 WIB
King Nassar Hadirkan Program ‘Healing Jalur King Nassar’, Ruang Curhat dan Hiburan Ringan Tayang Perdana 4 Mei 2026 di RCTI

Jakarta: King Nassar lagi-lagi bikin gebrakan. Kali ini lewat program variety show anyar yang judulnya Healing Jalur King Nassar. Bedanya? Acara ini katanya lebih dekat sama keseharian kita. Ada curhat, ada hiburan, plus momen refleksi yang ringan tapi nggak dangkal. Ya, setidaknya itu yang mereka tawarkan.

Lewat acara ini, Nassar pengen kasih ruang buat orang-orang yang selama ini mungkin pendam masalah sendiri. Nggak cuma jadi tempat cerita doang. Program ini juga dibuat biar penonton merasa ditemani pulang ke rumah dengan perasaan yang lebih plong, gitu lah.

Nah, Healing Jalur King Nassar bakal tayang perdana tanggal 4 Mei 2026. Setiap sore, pemirsa bisa nonton. Yang megang kendali langsung King Nassar sendiri, ditemenin Andhika Pratama. Dua-duanya dikenal punya chemistry yang kuat, plus gaya ngomong yang dekat banget sama penonton. Nggak kaku, pokoknya.

Tapi jangan bayangin ini talkshow biasa. Bukan. Acara ini dirancang sebagai semacam perjalanan emosional. Pesertanya diajak berbagi cerita soal keluarga, ekonomi, percintaan, pekerjaan pokoknya tekanan sosial yang sering banget dihadapi orang sekarang.

Di sisi lain, Nassar dan Andhika nggak cuma duduk manis dengerin curhat. Mereka juga bikin suasana hangat lewat obrolan santai, permainan, musik, sampai “resep healing” spesial. Semua dibuat ringan dan menghibur. Nggak ada yang terlalu dipaksakan.

King Nassar sendiri bilang, program ini lahir dari keresahan. Banyak orang merasa harus menghadapi masalah sendirian, tanpa tempat buat cerita. Makanya, pendekatannya sengaja dibuat santai. Biar semua orang nyaman.

“Nah ini salah satunya yang ada di Healing Jalur King Nassar tuh ngobrolnya tuh nggak terlalu serius. Kalau serius kan ke psikolog. Kalau di kita mah nggak serius, seriusnya ada di Mas Dika, bercandanya ada di aku gitu. Jadi kalau aku serius, orang nggak akan percaya. Tapi kalau Mas Dika serius, orang pasti percaya,” ujar King Nassar.

Sementara itu, Andhika Pratama nambain kalau konsep acara ini terinspirasi dari realita kehidupan masyarakat sekarang. Banyak tekanan ekonomi dan sosial. Orang-orang lelah dengan keadaan, lalu cari hiburan sederhana yang bisa bikin hati lebih tenang.

“Base konsepnya adalah ada sesuatu yang viral di sosial media bahwa ya orang hidup sekarang lagi di zaman susah ya, apa-apa susah, apa-apa mahal. Ditambah dengan mungkin anaknya harus sekolah, suaminya kehilangan pekerjaan dan lain-lain. Masalah yang menimpa banyak orang di kondisi sulit,” kata Andhika Pratama.

“Lalu tiba-tiba ada netizen yang sama-sama di frekuensi yang sama bahwa kalau lu mau healing mending jalurnya King Nassar aja dengan lihat dia nyanyi di atas panggung, menghibur, diajak ngobrol chit-chat pun juga dia kadang-kadang selalu memancing dengan kelucuan-kelucuan,” lanjutnya.

Menariknya, konsep “jalur King Nassar” ini muncul dari kebiasaan netizen. Mereka menganggap penampilan Nassar di panggung selalu berhasil menghibur. Gaya nyanyinya yang enerjik, aksi jogetnya, sampai momen ikonik saat tampil semua itu bikin orang merasa terhibur secara spontan. Nggak perlu mikir keras.

Produser acara, Christy Kanter, juga bilang filosofi program ini berangkat dari keresahan yang sama. Banyak orang merasa cukup terhibur cuma dengan lihat King Nassar tampil dengan gaya khasnya yang penuh energi.

“Kita berangkat dengan filosofisnya yaitu dari keresahan dimana orang-orang bilang, pusing dan banyak masalah healingnya sama King Nassar saja. Cukup melihat King Nassar nyanyi, joget, naik rigging itu aja sudah membuat kita terhibur,” tutur Christy Kanter.

Jadi, lewat program ini, King Nassar nggak cuma jadi penyanyi atau entertainer. Dia juga jadi sosok yang hadir buat dengerin dan menghibur. Healing Jalur King Nassar tayang setiap Senin sampai Jumat pukul 16.00 WIB. Perdana 4 Mei 2026 di RCTI.

“Healing Jalur King Nassar diharapkan bisa menjadi teman sore yang hangat bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan hiburan sekaligus ruang untuk merasa dipahami,” tutupnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar