Keluarga menolak. Penolakan itu seperti menyulut bensin. Aksi kekerasan pun terjadi, berujung pada tewasnya Dadang di acara yang seharusnya menjadi hari terindah bagi anak perempuannya.
Polisi kini sedang memburu para pelaku. Identitas mereka katanya sudah diketahui. Pemeriksaan saksi-saksi, baik dari keluarga maupun warga sekitar, juga terus digenjot untuk mengungkap tuntas kasus ini.
Untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti, jenazah korban telah menjalani autopsi. Setelah proses itu selesai, Dadang dibawa ke kampung halamannya di Depok untuk dimakamkan.
Di sisi lain, keluarga korban hanya bisa berharap. Mereka mendesak aparat untuk menangkap dan menghukum tegas semua yang terlibat. "Kami minta keadilan," begitu kira-kira harapan mereka yang terdengar lirih di balik kesedihan.
Artikel Terkait
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan
Pemulihan Pascabencana Sumatra: Sumbar Paling Cepat, Aceh Tamiang Masih Butuh Perhatian Serius
KPK Geledah Rumah Kepala Diskominfo Madiun Terkait Kasus Wali Kota Nonaktif
Ledakan Guncang Kompleks Petrokimia Strategis Iran, Israel Klaim Bertanggung Jawab