Di sisi lain, ada juga kereta yang jalurnya diubah lewat Tegal - Pekalongan – Tegal – Semarang – Solo. Contohnya, KA Manahan (KA 62B) relasi Gambir - Solo. Kemudian, Gayabaru Malam Selatan (KA 90) yang berangkat dari Pasarsenen ke Surabaya Gubeng juga mengalami hal serupa.
Rute ketiga yang terdampak adalah via Cirebon – Semarang – Solo. Dua kereta andalan, Bangunkarta (KA 162) dari Pasarsenen ke Jombang dan Taksaka (KA 44 & 47) relasi Gambir - Yogyakarta, terpaksa menempuh jalur memutar ini.
Langkah pembatalan dan pengalihan rute ini memang merepotkan. Namun begitu, KAI berharap kebijakan ini bisa meminimalisir dampak yang lebih besar. Bagi para calon penumpang, disarankan untuk terus memantau informasi terbaru dari KAI sebelum berangkat ke stasiun.
Artikel Terkait
Guru Silat di Serang Diamankan Warga Diduga Lecehkan Murid di Bawah Umur
Buronan Bandar Narkoba The Doctor Ditangkap di Penang Setelah Bersembunyi Sejak 2024
Komisi Yudisial Dorong Sanksi terhadap Hakim Bersifat Final dan Mengikat
Gubernur Kalsel Tegaskan Tidak Ada WFH bagi Aparatur