Namun begitu, kondisi mulai membaik. Air sudah berangsur surut dan warga mulai sibuk membersihkan rumah dari lumpur dan sisa genangan.
"Kalau genangan di jalan surat surut, kalau di pemukiman masih ada genangan tapi hanya kurang dari 10 centimeter,"
tuturnya.
Meski banjir mulai reda, kewaspadaan harus tetap dijaga. Ardian mengingatkan dua hal: ancaman hujan susulan dan hewan liar yang mungkin keluar setelah banjir.
"Pascabanjir tetap harus waspada dari hewan liar seperti biawak dan ular. Kemudian cek juga alat elektronik serta jaringan listrik, khawatir masih ada aliran listrik yang membahayakan,"
pesannya.
Sementara di Kecamatan Cilaku, situasinya sedikit berbeda. Kapolsek Cilaku AKP Isep menyebut hanya satu desa yang kena, yaitu Desa Sukasari.
"Untuk di Cilaku hanya ada satu desa yakni Desa Sukasari. Tidak ada korban, tapi sekitar 30 rumah terendam. Sekarang berangsur surut juga, warga mulai membersihkan rumahnya dari sisa air dan lumpur akibat banjir,"
kata Isep.
Kini, aktivitas pembersihan berlangsung di kedua wilayah. Sisa-sisa lumpur dan kerusakan menjadi bukti betapa derasnya air mengamuk malam itu.
Artikel Terkait
Mantan Dirut PPI Ajukan PK ke MA Meski Sudah Dieksekusi ke Lapas
Lefundes Bawa Borneo Taklukkan Madura, Tapi Doakan Mantan Klubnya Bangkit
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan Tiga Warga Sipil, Rusak Rumah Sakit di Tyre
Inter Milan Hajar AS Roma 5-2, Posisi Puncak Serie A Makin Kokoh