Kalau dilihat secara keseluruhan, progres pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak cukup menggembirakan. Dari target 19.135 unit, sudah 17.084 unit yang selesai. Angka itu setara dengan 89 persen. Sebuah kemajuan yang patut diapresiasi.
Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Ia menunjukkan upaya nyata untuk pemulihan yang menyeluruh, bukan cuma fisik bangunan, tapi juga kehidupan sosial dan ekonomi warga.
Dalam kunjungannya ke Lubuk Sidup, Tito tidak datang sendirian. Ia didampingi sejumlah pejabat, seperti Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, beserta jajaran Forkopimda setempat.
Artikel Terkait
Serangan Israel di Beirut Selatan Tewaskan 4 Warga, Korban Diduga Bertambah
Tim Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke China, Kejar Tiket Asian Games 2026
Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Jalan di Dua Kecamatan Cianjur
Peradi Kucurkan Rp6,7 Miliar untuk Pemulihan Pasca Bencana di Sumbar