Lenovo Pamer Dua Laptop Melar di CES, Layar Bisa Tumbuh Sesuai Kebutuhan

- Rabu, 07 Januari 2026 | 11:18 WIB
Lenovo Pamer Dua Laptop Melar di CES, Layar Bisa Tumbuh Sesuai Kebutuhan

Las Vegas masih ramai oleh hiruk-pikuk CES 2026, dan Lenovo datang dengan gebrakan yang bikin orang berhenti sejenak. Mereka memamerkan dua konsep laptop yang seolah datang dari masa depan: ThinkPad Rollable XD dan Legion Pro Rollable. Intinya sih, layar keduanya bisa melar. Gimana rasanya? Mari kita lihat lebih dekat.

Pertama, ada ThinkPad Rollable XD. Perangkat ini jelas ditujukan buat mereka yang hidup di dunia multitasking dan kolaborasi. Lenovo sepertinya memang ingin terus mendobrak batas, mengingat sebelumnya mereka sudah punya PC lipat pertama, ThinkPad X1 Fold.

Yang menarik, laptop konsep ini bisa bertransformasi. Dari ukuran yang ringkas, 13,3 inci, ia bisa memanjang hingga mendekati 16 inci. Klaim Lenovo, pengguna dapat area layar tambahan lebih dari 50 persen tanpa harus repot membawa notebook berukuran besar. Praktis, kan?

Untuk interaksi, Lenovo menyiapkan sistem "Swipe to X". Pengguna bisa membuka aplikasi atau ganti mode cuma dengan sentuhan jari atau perintah suara. Cukup geser, atau bilang apa yang diinginkan.

Desainnya pun tak kalah futuristik. Penutup transparan 180 derajat yang terbuat dari Corning Gorilla Glass Victus 2 bukan cuma buat tampilan yang kece, tapi juga menunjukkan mekanisme gulung layar di dalamnya. Material ini dikembangkan khusus bersama Corning, katanya untuk menggabungkan kekuatan dan presisi teknik.

Dan tentu saja, AI jadi jantungnya. Kemampuan live translation, asisten suara cerdas, hingga interaksi multimodal disematkan di sini. Bahkan, perangkat ini tetap bisa dipakai saat layarnya dalam kondisi tertutup.

Laptop Gaming yang Bisa "Tumbuh"

Di sisi lain, untuk dunia gaming yang keras, Lenovo punya jawaban lain: Legion Pro Rollable. Konsep ini lahir dari kebutuhan nyata atlet eSport profesional. Bayangkan, mereka butuh standar latihan setara arena kompetisi sering pakai monitor 24 inci tapi harus mobile karena turnamen bisa di mana saja.

Prototipenya mengusung layar Lenovo PureSight OLED Gaming yang bisa digulung dari dua sisinya. Mekanismenya halus, didukung dual motor dengan sistem berbasis tension. Hasilnya, layar melar dan menyusut dengan getaran serta suara yang minimal.

Supaya panel layar tetap rata, ada sistem penegang khusus. Material berfriksi rendah juga dipakai untuk melindungi layar dari gesekan saat proses memanjang dan memendek.

Layarnya punya tiga mode. Focus Mode menampilkan 16 inci untuk latihan presisi. Tactical Mode melebar hingga 21,5 inci, cocok untuk latihan kesadaran lapangan dan kerja tim. Puncaknya, Arena Mode membentang penuh 24 inci, menciptakan simulasi latihan yang persis seperti di turnamen besar.

Dapur pacunya? Tak main-main. Legion Pro Rollable mengandalkan prosesor Intel Core Ultra kelas atas dan GPU Nvidia GeForce RTX 5090 dengan arsitektur Blackwell terbaru. Kombinasi ini menjanjikan lompatan besar dalam komputasi AI dan grafis, didukung Nvidia DLSS 4 untuk visual yang lebih mulus.

Lenovo juga menanamkan Lenovo AI Engine yang ditenagai chip LA Core LA1 dan LA3. Teknologi ini mendeteksi skenario game secara real-time untuk meningkatkan FPS dan mengoptimalkan sumber daya.

Fitur Smart FPS-nya bekerja secara dinamis, menyesuaikan pengaturan agar gameplay tetap stabil meski di situasi kompetitif yang paling mencekam. Penyetelan CPU dan GPU berbasis AI dirancang untuk mendorong performa hingga batas tertinggi, khusus bagi kebutuhan eSport profesional.

Dua konsep ini, meski masih prototipe, menunjukkan ke mana arah industri PC akan melangkah. Lenovo sepertinya tak cuma menjual produk, tapi juga sebuah visi tentang fleksibilitas tanpa batas.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar