"Kami berharap bantuan ini segera diwujudnyatakan," tuturnya.
Gempa yang memicu semua ini terjadi sehari sebelumnya, tepatnya Kamis (2/4) pagi. Menurut analisis BMKG, kekuatannya mencapai M7,6. Episenter gempa terletak di laut, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman 33 kilometer.
Guncangannya terasa kuat hingga ke Manado. Akibatnya, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah lainnya cedera. Beberapa bangunan ikut rusak parah. Sayap kiri gedung KONI Sario di Manado ambruk. Sementara di gereja yang dikunjungi Suharyanto itu, plafonnya runtuh diterjang gempa.
Nuansa duka dan kerusakan fisik kini menyelimuti wilayah tersebut, sembari proses evakuasi dan perbaikan terus berjalan.
Artikel Terkait
Bareskrim Blokir 80 Rekening dan Periksa 90 Saksi dalam Kasus Dugaan Penipuan PT DSI Rp 2,4 Triliun
Satria Muda Pertamina Bandung Tumbangkan Rajawali Medan dalam Drama Tipis 89-87
Hujan dan Angin Kencang di Bandung Tewaskan Satu Orang, 33 Pohon Tumbang
Tiga Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kaimana Ditutup Sementara Gara-gara IPAL Tak Standar