Jakarta - Denda tegas dari NBA akhirnya jatuh. Portland Trail Blazers harus merogoh kocek hingga USD 100 ribu, atau sekitar Rp 1,7 miliar, karena terbukti melakukan kontak ilegal dengan prospek muda asal Tiongkok, Yang Hansen. Pelanggaran aturan perekrutan ini jelas bukan hal sepele bagi liga.
Tak cuma urusan finansial. Dua pejabat klub, Asisten Manajer Umum Mike Schmitz dan Sergi Oliva, juga kena skors tanpa gaji selama dua minggu. Keduanya dinyatakan melanggar aturan ketat NBA yang melarang komunikasi dengan pemain yang belum memenuhi syarat untuk draft.
Menanggapi sanksi ini, manajemen Blazers terlihat berusaha mengambil posisi kooperatif. Mereka mengklaim telah bekerja sama penuh selama penyelidikan berlangsung.
"Begitu mengetahui masalahnya, Portland Trail Blazers segera melaporkannya ke NBA," bunyi pernyataan resmi tim yang dirilis Rabu (1/4/2026).
Artikel Terkait
Karyawan PT Dua Kuda Indonesia Demo, Tolak Kepailitan Perusahaan Sehat
Kemenparekraf Sediakan Kanal Pengaduan, Respons Maksimal Tujuh Hari Kerja
KPK Periksa Sejumlah Biro Haji Pekan Depan Terkait Kasus Korupsi Kuota
Marinir Sampaikan Prihatin atas Insiden Peluru Nyasar Lukai Dua Anak di Gresik