Portland Trail Blazers Didenda Rp1,7 Miliar Gara-gara Kontak Ilegal dengan Prospek Tiongkok

- Jumat, 03 April 2026 | 01:30 WIB
Portland Trail Blazers Didenda Rp1,7 Miliar Gara-gara Kontak Ilegal dengan Prospek Tiongkok

Lalu, bagaimana sebenarnya Yang Hansen bisa bergabung dengan Blazers? Rupanya, dia tiba di Portland lewat jalur yang tak biasa: trade. Hak atas Hansen diperoleh Blazers dari Memphis Grizzlies pada malam draft 2025, setelah Grizzlies memilihnya di urutan ke-16.

Sebelum ramai di radar NBA, pemain setinggi 213 cm ini sudah lebih dulu menghabiskan dua musim bersama Qingdao Eagles di liga top Tiongkok, CBA. Namanya pun melambung. Hansen tercatat sebagai pemain kesembilan asal Tiongkok yang terpilih dalam draft NBA, sekaligus yang peringkatnya tertinggi sejak Yi Jianlian pada 2007.

Di musim pertamanya, peran Hansen memang masih terbatas. Dia tampil di 41 pertandingan, dengan statistik rata-rata 2,3 poin dan 1,6 rebound dalam 7,2 menit per game. Meski statistiknya belum mentereng, banyak yang melihatnya sebagai proyek jangka panjang yang menjanjikan bagi masa depan Blazers.

Kasus ini, pada akhirnya, jadi pengingat keras untuk semua tim di liga. Aturan soal kontak dengan pemain yang belum eligible itu ditegakkan secara serius. Bahkan aktivitas scouting di luar negeri, jauh sebelum draft, tak luput dari pengawasan ketat liga.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar