Faisal kemudian memaparkan prosedur standar yang dijalankan BMKG. Begitu terdeteksi gempa berpotensi tsunami, empat tingkat peringatan dini otomatis diaktifkan.
Update parameter dirilis lagi delapan menit kemudian sebagai peringatan dini kedua. Lalu, peringatan ketiga yang memuat data observasi tide gauge dikeluarkan tiga kali dalam rentang waktu tertentu setelah gempa.
Puncak dari rangkaian peringatan itu adalah pengakhiran status. Peringatan dini keempat, yang menandai berakhirnya ancaman tsunami, dikeluarkan BMKG pada pukul 09.56 WIB.
Dengan serangkaian gempa susulan yang masih terjadi, situasi di Sulawesi Utara masih perlu dipantau ketat. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen