Dua Titik Tembok Ambrol
Lantas, bagaimana kondisi sebenarnya di Kramat Jati? Tembok pembatas yang memisahkan gunungan sampah dari kali dan permukiman warga itu ambrol di dua titik. Sampah pun meluber ke mana-mana.
Dari pantauan di lokasi, Selasa (31/3) lalu, tembok itu persis di sisi kali. Ada dua bagian yang jebol. Satu bagian lebar, sekitar 10 meter. Satunya lagi lebih kecil, kira-kira 2 meter.
Tuswadi, warga setempat, bercerita. Tembok yang jebol 2 meter itu terjadi sekitar pertengahan Maret. "Jebolnya malam-malam gitu," katanya. Sementara yang ambrol besar sudah terjadi sekitar dua bulan lalu.
Rumah Tuswadi memang dekat dengan lokasi. Ia mengaku sangat terganggu dengan bau menyengat yang datang dari tumpukan sampah itu setiap hari.
Persoalan serupa terjadi di wilayah lain. Di Slipi, Jakarta Barat, tumpukan sampah memenuhi jalan. Bau tak sedap dan air lindi yang meluber ke badan jalan jelas mengganggu kenyamanan pengendara.
Sepanjang Jalan Inspeksi hingga mendekati Pasar Palmerah, tumpukan-tumpukan sampah itu terlihat menggunung. Pemandangan yang seharusnya tak terjadi di ibu kota.
Artikel Terkait
Pemkot Bogor Ancam Sanksi ASN yang WFH di Kafe, Pantau dengan Geotagging
Pemerintah Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Guna Hemat BBM
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Picu Tsunami 0,3 Meter di Halmahera Barat
Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, BMKG Konfirmasi Tsunami 0,3 Meter