Belum lama berselang, insiden kedua terjadi di utara. Di dekat Tulkarem, militer Israel kembali melaporkan adanya ancaman. Kata mereka, seorang pria mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi ke arah posisi tentara.
Pria itu kemudian ditembak dan "dinetralisir". Istilah "menetralisir" itu sendiri kerap dipakai oleh militer Israel dalam situasi di mana seseorang akhirnya tewas.
Kembali, catatan Palestina memberikan nama dan detail lain. Kementerian Kesehatan setempat menyatakan bahwa Abdulrahman Abu al-Rub, 31 tahun, ditembak mati oleh pasukan Israel di pos pemeriksaan Anab, yang lokasinya dekat Tulkarem. Tidak ada penjelasan lebih lanjut soal kejadian yang memicu tembakan dari versi mereka.
Dua insiden dalam satu pagi itu kembali menyoroti ketegangan yang tak kunjung reda di Tepi Barat. Masing-masing pihak punya narasinya sendiri, sementara dua keluarga lagi harus berduka.
Artikel Terkait
BMKG Samarinda: Ekuinoks Picu Suhu Mencapai 34 Derajat Celsius
Polda Riau Ungkap 3.164 Kasus Narkoba dan Pecat 18 Anggotanya Sendiri
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Motor di Batuceper Saat Dorong Kendaraan Hasil Curian
RSU Muslimat Ponorogo Resmikan Gedung Gus Dur, Perkuat Layanan Ibu dan Anak