Kevin Diks Soroti Debut Solid Dony Tri Pamungkas dan Sejarah Kemenangan atas Tim CONCACAF

- Minggu, 29 Maret 2026 | 22:00 WIB
Kevin Diks Soroti Debut Solid Dony Tri Pamungkas dan Sejarah Kemenangan atas Tim CONCACAF

Jakarta. Debut Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia berakhir manis. Mereka menang telak 4-0 lawan St. Kitts and Nevis, Jumat lalu. Bek sayap Persija itu langsung mendapat pujian dari rekan setimnya, Kevin Diks.

Diks tak sungkan mengapresiasi performa solid Dony. Padahal, itu adalah pertandingan pertamanya dalam sistem permainan baru skuat Garuda. "Saya pikir penampilannya sangat solid," ujar Diks.

Pemain berusia 29 tahun itu berbicara usai sesi latihan di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Minggu (29/3/2026).

"Memang selalu jadi tantangan saat pertama kali bermain dalam sistem baru. Tapi, kami berhasil mencapai target," tambahnya di hadapan para wartawan.

Bagi Diks, yang utama adalah kemenangan itu sendiri. Namun, catatan clean sheet dan empat gol yang tercipta tentu menjadi nilai tambah yang membanggakan. "Kami ingin menang, itu yang paling penting," katanya.

Di sisi lain, kemenangan tersebut ternyata punya makna historis. Menurut Diks, ini adalah kemenangan pertama Indonesia atas tim dari zona CONCACAF. Sebuah catatan sejarah yang patut dirayakan.

"Saya dengar ini pertama kalinya kami menang melawan tim CONCACAF. Jadi, ini sejarah. Semoga besok kami bisa mencetak sejarah lagi," ucap bek Borussia Mönchengladbach itu dengan nada optimis.

Momen untuk menorehkan sejarah baru akan segera diuji. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria di partai final FIFA Series 2026. Pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada Senin (30/3/2026) besok.

Suasana latihan terakhir terasa ringan, namun fokus tetap terjaga. Kemenangan besar sebelumnya jelas memberi suntikan semangat. Sekarang, tinggal satu langkah lagi untuk mengangkat trofi.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar