Asap tebal membubung tinggi di langit Bogor, Minggu sore kemarin. Kebakaran besar menghanguskan pabrik milik PT Cahaya Dinamika Persada di Gunung Putri. Hingga malam tiba, petugas pemadam masih siaga di lokasi. Mereka memastikan proses pendinginan benar-benar tuntas, agar bara yang tersisa tak berkobar lagi.
Semua berawal sekitar pukul empat sore. Seorang petugas keamanan melihat lidah api pertama kali di lantai dua gedung utama. Pabrik itu memproduksi aneka barang plastik mulai dari gelas, cup, hingga terpal. Nah, bahan-bahan itulah yang justru membuat si jago merah cepat sekali menjalar. Dalam waktu singkat, satu bangunan utama sudah dilalapnya.
Pemadaman sempat mengalami kendala serius. Lokasi pabrik yang berada di tengah kerumunan perumahan warga menyulitkan akses masuk mobil pemadam. Tapi, berkat koordinasi yang cepat, jalur akhirnya bisa dibuka. Tak tanggung-tanggung, 20 unit mobil damkar dikerahkan, dibantu oleh personel Brimob untuk mengamankan area.
Kini, api sudah bisa dikatakan padam. Meski begitu, petugas sama sekali tak mau lengah. Mereka masih fokus menyemprotkan air ke titik-titik yang berpotensi menyimpan bara. Tujuannya jelas: mencegah api menyambar ke bangunan lain di sekitar pabrik.
Yang patut disyukuri, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Padahal, saat kebakaran mulai terjadi, ada tujuh orang pekerja yang sedang bertugas.
Artikel Terkait
Korban Jiwa Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 30%, Arus Diklaim Lancar
Anggota DPR Desak Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global
Pria di Medan Tikam Tetangga Hingga Luka Berat, Motifnya Debu dari Sapuan Lantai
Pelatih Baru Timnas Indonesia Janjikan Lolos ke Piala Dunia dalam Empat Tahun