Kelompok protein hewani pun tak kalah panas. Harga daging ayam ras tercatat Rp40.500 per kilogram. Untuk daging sapi, harganya tentu lebih tinggi: kualitas I sekitar Rp145.000 per kg dan kualitas II Rp137.850 per kg. Telur ayam ras masih bertahan di angka Rp32.000 per kilogram.
Nah, untuk beras, harganya bervariasi tergantung kualitasnya. Beras kualitas bawah I ada di Rp15.350 per kg, sedangkan yang bawah II sedikit lebih murah, Rp14.950 per kg. Kategori medium bergerak antara Rp16.300 hingga Rp16.450 per kg. Sementara beras premium, untuk kualitas super I bisa mencapai Rp17.700 per kg dan super II Rp16.650 per kg.
Komoditas lain seperti gula pasir juga patut dicermati. Gula pasir premium dijual Rp19.600 per kg, sedangkan yang lokal sekitar Rp18.400 per kg.
Pergerakan harga-harga ini, menurut sejumlah pengamat, jelas mencerminkan dinamika pasar yang masih fluktuatif. Pasokan dan permintaan yang belum seimbang membuat harganya sulit turun. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah bersama, bukan hanya untuk pemerintah, tapi juga bagi seluruh rantai pasokan. Stabilitas inflasi ke depan benar-benar diuji di sini.
Artikel Terkait
Otorita IKN Fokuskan Pembangunan Gedung Legislatif-Yudikatif hingga 2029
Pemenang Lelang HP KPK Rp 60 Miliar Wanprestasi, Uang Jaminan Hangus ke Kas Negara
Pemerintah Rencanakan Tambah Lapisan Cukai Rokok, Pengamat Khawatirkan Efektivitas
Polisi Banten Ungkap Jaringan Prostitusi Daring di Cilegon, Korban Dipaksa Layani Belasan Pria Semalam