Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 7,8% Meski Jumlah Pemudik Naik 20%

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:30 WIB
Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 7,8% Meski Jumlah Pemudik Naik 20%

Angka Kecelakaan Lebaran Turun, Meski Jumlah Pemudik Melonjak

Laporan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3) siang, membawa kabar yang cukup menggembirakan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, usai memantau langsung arus balik, mengumumkan penurunan angka kecelakaan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. Angkanya turun signifikan, sekitar 7,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Yang menarik, penurunan ini terjadi justru saat gelombang pemudik membludak. Sigit menyebut ada peningkatan sekitar 20,49 persen atau setara 2,9 juta orang lebih banyak yang pulang kampung tahun ini.

"Tentunya saya juga berterima kasih kepada masyarakat dan juga seluruh anggota yang tahun ini bisa menjaga agar angka kecelakaan, khususnya terkait fatalitas, ini bisa kita kurangi,"

ujarnya di hadapan wartawan.

Ia pun merinci soal korban jiwa. Menurut Sigit, kasus kecelakaan yang berakhir fatal juga berkurang 112 kasus, dengan total korban meninggal sebanyak 265 orang. Sebuah penurunan yang patut diapresiasi.

Namun begitu, perjalanan belum usai untuk semua orang. Kapolri mengingatkan agar masyarakat yang masih di jalan tetap waspada. Terutama soal kondisi fisik dan kendaraan.

"Utamanya yang masih menempuh perjalanan cukup jauh, agar betul-betul hati-hati. Rest area, buffer zone, sudah disiapkan oleh pemerintah, manfaatkan dengan baik,"

tegasnya.

Pesan itu jelas: jangan paksakan diri jika lelah. Beristirahatlah dulu. "Sehingga pada saat kondisi kembali pulih, kembali fit, silakan melanjutkan perjalanan sehingga semuanya betul-betul bisa sampai tujuan dengan selamat," imbuh Sigit.

Dari data yang dihimpun hingga Sabtu pagi, arus balik terpantau sudah melampaui puncaknya. Sekitar 2,5 juta kendaraan tercatat telah kembali ke Jakarta. Yang masih berada di perjalanan tinggal sekitar 13 persen, atau setara 385 ribu kendaraan.

"Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati," kata Sigit. "Mudah-mudahan ini semua bisa terus kita jaga dan kelola sehingga masyarakat yang mudik dan balik bisa menikmati perjalanan dan sampai di rumah dengan selamat."

Harapan yang sederhana, tapi berarti segalanya di tengah hiruk-pikuk arus balik.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar