AS dan Israel Hancurkan Pusat Komando IRGC, Khamenei Dikabarkan Tewas

- Selasa, 03 Maret 2026 | 14:15 WIB
AS dan Israel Hancurkan Pusat Komando IRGC, Khamenei Dikabarkan Tewas

Gelombang serangan terkoordinasi yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran sejak akhir pekan lalu ternyata masih berlanjut. Pusat komando Garda Revolusi Iran, atau IRGC, diklaim telah dihancurkan oleh pasukan Amerika Serikat. Tak cuma itu, Washington juga menyebut sistem pertahanan udara serta lokasi peluncuran rudal Teheran turut dilumpuhkan.

Menurut sejumlah laporan, situasi di lapangan masih panas. Iran sendiri telah membalas dengan meluncurkan serangan rudal dan drone. Targetnya adalah wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer AS yang tersebar di negara-negara kawasan Teluk. Aksi saling serang ini seperti belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Komando Pusat AS (CENTCOM) yang mengawasi operasi di Timur Tengah kemudian merilis pernyataan resmi. Mereka memberikan daftar target yang berhasil dihancurkan.

"Pasukan AS telah menghancurkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam, kemampuan pertahanan udara Iran, lokasi peluncuran rudal dan drone, dan lapangan terbang militer selama operasi berkelanjutan,"

Begitu bunyi pernyataan CENTCOM yang dikutip dari Al Arabiya, Selasa (3/3/2026) itu.

Serangan sejak Sabtu (28/2) waktu setempat itu memang masif. Ratusan target di berbagai penjuru Iran telah dibombardir, fokusnya pada aset rudal, angkatan laut, dan pusat-pusat komando militer. Dampaknya pun luar biasa berat bagi Teheran.

Rentetan serangan gabungan Washington dan Tel Aviv ini disebut menewaskan sejumlah tokoh kunci. Yang paling mengejutkan, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan menjadi korban.

Di sisi lain, daftar korban terus bertambah. Komandan Garda Revolusi Mohammad Pakpour dan Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh juga dikabarkan tewas dalam serangan tersebut. Situasi yang benar-benar mengubah peta kekuatan di kawasan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar