Jumat malam (27/3/2026) di Halim Perdanakusuma, suasana terasa hangat meski udara sudah mulai sejuk. Bukan cuma sekadar acara protokoler, pelepasan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim oleh Presiden Prabowo Subianto malam itu lebih mirip seperti mengantar seorang sahabat lama yang baru saja bersilaturahmi.
Rupanya, Prabowo tak hanya mengantar Anwar sampai ke mobil. Usai pertemuan di Istana Merdeka, kedua pemimpin itu malah naik mobil yang sama. Mereka berjalan berdampingan, diselingi obrolan ringan dan senyuman yang tampak lepas. Lagu "Rasa Sayange" yang mengalun di latar semakin menegaskan nuansa kekeluargaan yang ingin ditonjolkan.
Menurut sejumlah saksi, Prabowo kemudian mengantarkan Anwar langsung ke pangkalan udara. Perjalanan dari istana ke Halim dilakukan bersama dalam satu kendaraan. Gestur sederhana ini, di luar kebiasaan protokoler standar, jelas menunjukkan keakraban personal yang sudah terjalin lama di antara mereka.
“Ini bukan sekadar hubungan diplomatis biasa,” kata seorang staf istana yang enggan disebut namanya. “Kedekatan pribadi antara kedua pemimpin sangat terasa.”
Sesampainya di Halim, suasana tetap akrab meski diwarnai serangkaian penghormatan militer. Jajar kehormatan TNI AU berbaris tegap menyambut. Namun, di balik formalitas itu, terlihat Prabowo dan Anwar masih sempat bertukar kata sebelum sang tamu menaiki tangga pesawat.
Artikel Terkait
Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional di Tol Trans Jawa Jika Arus Balik Membeludak
Pemerintah Tegaskan Subsidi BBM Belum Dibatasi, Harga Dipertahankan
Debut Herdman di Kandang, Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts & Nevis
KPK Pastikan Prosedur Penanganan Kasus Yaqut Sesuai Aturan