Beberapa pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menlu Sugiono dan Mensetneg Prasetyo Hadi, juga hadir untuk melepas. Tapi sorotan utama tetap pada kedua pemimpin. Dari bawah tangga, Prabowo melambaikan tangan. Lambaian itu dibalas oleh Anwar yang sudah berdiri di depan pintu pesawat. Sebuah gestur kecil yang bermakna besar.
Pukul 19.20 WIB, pesawat itu pun lepas landas. Kunjungan silaturahmi singkat dalam rangka Idulfitri 1447 H itu resmi berakhir.
Namun begitu, pesan yang dibawanya jelas. Hubungan Indonesia-Malaysia, dengan segala kompleksitasnya, tetap punya fondasi kuat berupa ikatan budaya dan rasa senasib sebagai bangsa serumpun. Keakraban pribadi antara Prabowo dan Anwar, jika bisa diterjemahkan ke dalam kebijakan, tentu akan memperkuat kerja sama di banyak bidang.
Momen Jumat malam itu, pada akhirnya, adalah pengingat bahwa diplomasi seringkali berjalan lebih mulus ketika dibumbui dengan sentuhan persahabatan yang tulus.
Artikel Terkait
Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional di Tol Trans Jawa Jika Arus Balik Membeludak
Pemerintah Tegaskan Subsidi BBM Belum Dibatasi, Harga Dipertahankan
Debut Herdman di Kandang, Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts & Nevis
KPK Pastikan Prosedur Penanganan Kasus Yaqut Sesuai Aturan