Sepanjang tahun 2025 lalu, pasar sepeda motor dalam negeri ternyata cukup solid. Data terbaru dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan, total penjualan domestik mencapai 6.412.769 unit. Angka itu mungkin tak terlihat spektakuler, tapi masih tumbuh 1,3% dibanding tahun sebelumnya. Yang menarik, hasil ini ternyata masih masuk dalam rentang proyeksi awal mereka.
Menurut Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, kondisi pasar bisa dibilang stabil. Padahal, tekanan daya beli sempat jadi tantangan serius sepanjang tahun.
"Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik berada di angka 535 ribu unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan, baik untuk kegiatan ekonomi produktif maupun untuk kebutuhan leisure dan gaya hidup masyarakat," jelas Sigit.
Ia menambahkan, proyeksi awal tahun lalu memang berada di kisaran 6,4 hingga 6,7 juta unit. Jadi, realisasinya masih sejalan. Hanya saja, pertumbuhannya memang tipis, tidak melesat.
Kalau dilihat dari jenisnya, siapa lagi kalau bukan skutik yang masih jadi raja. Kontribusinya dominan banget, mencapai 91,7% dari total penjualan. Posisi berikutnya diisi motor underbone (4,46%) dan motor sport (3,51%). Sementara itu, kehadiran motor listrik masih sangat kecil, di bawah 1%.
Artikel Terkait
Puting Beliung Hantam Bandara Juanda, Sejumlah Penerbangan Dialihkan
KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, Kekayaan Rp13,7 Miliar Jadi Sorotan
Status Tanggap Darurat Diperpanjang di Empat Wilayah Aceh
Patrick Kluivert Bersiap Hadapi Belanda dari Sisi Lain di Piala Dunia?