Hujan tak henti mengguyur Bali sejak tiga hari lalu. Akibatnya, puluhan titik di Denpasar dan Badung terendam banjir. Intensitasnya tinggi, disertai angin kencang yang memperparah genangan air di jalan-jalan.
Menurut data yang dihimpun BPBD Bali, dalam rentang 12 jam hingga Selasa pagi (24/2), tercatat ada 26 lokasi yang kebanjiran. Airnya tak main-main, kedalamannya bervariasi dari 30 sentimeter hingga nyaris satu meter di beberapa tempat. Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi oleh petugas masih terus berjalan di sejumlah titik yang paling parah.
Kondisi di Badung juga tak kalah memprihatinkan. Mulai dari kawasan Legian yang ramai hingga ke Jimbaran, air menggenangi jalan dan permukiman. Rata-rata, ketinggian air di sana mencapai 40-50 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menjelaskan langkah yang diambil.
"Untuk BPBD provinsi kerahkan 80 orang, pegawai yang off piket juga sudah dipanggil. Hal yang sama sudah saya minta ke BPBD Denpasar dan Badung," jelasnya.
Sayangnya, cuaca ekstrem ini belum menunjukkan tanda-tanda reda. Hingga siang tadi, hujan deras masih turun di Denpasar, diiringi tiupan angin yang kencang. Teja pun mengimbau masyarakat, khususnya yang rumahnya dekat dengan aliran sungai, untuk tetap waspada.
"Untuk sekitar sungai, selalu cek kenaikan air. Persiapan barang-barang berharga dalam satu tas siaga agar cepat dibawa evakuasi bila diperlukan," terang Teja.
Nasihat itu penting. Dengan kondisi yang masih belum pasti, bersiap-siap adalah langkah paling bijak.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jawa Barat pada 2 Juni 2026
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Nova Arianto Siap Rotasi Besar-besaran Lawan Timor Leste demi Uji Kedalaman Skuad Timnas U-19
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 14 Orang, Langgar Gencatan Senjata