Bek Benfica, Tomás Araújo, menyuarakan kekecewaannya setelah timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Académico Viseu pada laga pembuka Liga Portugal. Menurutnya, hasil tersebut jauh dari harapan dan menjadi awal yang buruk bagi timnya musim ini.
Dalam pertandingan yang berlangsung tanpa penonton di stadion akibat sanksi dari liga, Benfica sebenarnya mendominasi jalannya laga. Banyak peluang tercipta, namun beberapa di antaranya membentur mistar gawang. Sebaliknya, pertahanan yang kurang solid membuat lawan mampu mencetak dua gol.
"Tidak masuk akal memulai musim seperti ini. Kami juga kurang beruntung, beberapa bola mengenai tiang, banyak peluang... tapi sangat mudah bagi kami kebobolan gol," ujar Araújo.
Ia menambahkan bahwa lini belakang seharusnya lebih waspada, terutama saat menghadapi tendangan sudut yang menjadi salah satu penyebab gol lawan. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi dukungan para suporter yang hadir di luar stadion untuk memberikan semangat sepanjang pertandingan.
"Saya ingin mengapresiasi dukungan para suporter yang berada di luar stadion. Percayalah pada kami. Kami tidak akan menyerah," katanya.
Araújo juga melontarkan kritik terhadap keputusan liga yang memaksa pertandingan digelar di stadion kosong. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak tepat karena kehadiran penggemar sangat berarti bagi tim, terutama saat bermain di kandang.
"Penggemar adalah pemain ke-12 kami di kandang. Kami kehilangan itu. Ini adalah tindakan yang tidak masuk akal. Liga atau federasi harus mempertimbangkan hal ini. Namun, mereka tetap terdengar sepanjang 90 menit," tegasnya.
Artikel Terkait
Marco Silva: Dukungan Suporter Kunci Kemenangan Telak Benfica
Benfica Bantai Casa Pia 7-0, Pavlidis Cetak Hattrick Cepat
Benfica Hancurkan Casa Pia 7-0, Pavlidis Cetak Hat-trick
Maritimo Incar Kemenangan Perdana di Markas Famalicao untuk Saingi Porto