Menjelang Lebaran, urusan uang tunai selalu jadi perhatian. Nah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) baru saja mengumumkan kesiapannya. Mereka mengalokasikan dana segar hingga Rp16 triliun untuk memastikan likuiditas tetap lancar selama momen Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Idulfitri tahun ini.
Angka itu disampaikan langsung oleh Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna. Saat ditemui usai sebuah acara peluncuran di BSI Tower, Jakarta, Anton menjelaskan kesiapan bank.
Dana sebesar itu tentu harus didukung jaringan yang luas. Untuk itu, BSI menyiagakan lebih dari 6.000 unit ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurut Anton, operasional mesin-mesin ini akan dipantau terus-menerus. Tujuannya jelas: agar semuanya berjalan optimal saat masyarakat ramai-ramai menarik uang.
Lalu, pecahan uang seperti apa yang akan beredar? Bank lebih fokus pada pecahan besar, yakni Rp50.000 dan Rp100.000. Namun begitu, mereka juga punya fleksibilitas. Di lokasi-lokasi tertentu yang membutuhkan, kemungkinan penyediaan pecahan Rp20.000 tetap terbuka.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Bakal Telusuri Izin dan Batasi Lapangan Padel di Perumahan
Tiga Pilar Timnas Indonesia Cedera, Absen di FIFA Series Pertama John Herdman
Polisi Maluku Pecat Brimob Terlibat Penganiayaan Siswa hingga Tewas
Pemprov DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Kawasan Perumahan