Ratusan drone dan puluhan rudal menghantam sejumlah wilayah Ukraina dalam serangan besar-besaran yang diluncurkan Rusia, menyebabkan belasan orang tewas dan gedung-gedung bertingkat di ibu kota Kyiv roboh. Angkatan Udara Ukraina, dalam pernyataan resmi melalui Telegram pada Selasa (2/6/2026), melaporkan bahwa Moskow mengerahkan lebih dari 600 drone dan 73 rudal dalam satu malam, termasuk rudal balistik yang sulit diintersep. Dari jumlah tersebut, sebanyak 602 drone dan 40 rudal berhasil ditembak jatuh atau dilumpuhkan oleh pertahanan udara Ukraina.
Juru bicara Angkatan Udara Ukraina menambahkan bahwa gelombang serangan itu juga melibatkan delapan rudal hipersonik Zircon yang disebut sebagai jumlah terbesar untuk pengerahan rudal jenis tersebut selama empat tahun terakhir konflik. Rudal Zircon, menurut klaim Moskow, memiliki jangkauan hingga 1.000 kilometer dan mampu melesat dengan kecepatan sembilan kali lipat kecepatan suara. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pasukannya melancarkan “serangan besar-besaran” terhadap fasilitas industri pertahanan Ukraina menggunakan senjata jarak jauh berpresisi tinggi.
Dampak serangan itu terlihat jelas di Kyiv, ibu kota Ukraina. Wali Kota Vitali Klitschko melaporkan bahwa sedikitnya empat orang tewas dan 65 lainnya termasuk anak-anak mengalami luka-luka akibat hantaman rudal di area kota. Salah satu rudal menghantam sebuah gedung apartemen 24 lantai hingga roboh, menyebabkan warga terjebak di bawah reruntuhan. Sebuah blok apartemen sembilan lantai juga dilaporkan terbakar akibat serpihan rudal. Foto-foto dari lokasi kejadian memperlihatkan ledakan besar dan kepulan asap membubung di atas gedung-gedung bertingkat.
Di wilayah lain, serangan rudal dan drone Rusia juga melanda kota Dnipro dan sekitarnya. Gubernur setempat, Oleksandr Hanzha, menyatakan sedikitnya tujuh orang tewas dan 36 lainnya mengalami luka-luka. Semua korban luka, menurut Hanzha, dirawat di rumah sakit dalam kondisi cedera sedang. Secara keseluruhan, otoritas Ukraina mencatat sedikitnya 11 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka akibat rentetan serangan yang berlangsung hingga Selasa dini hari itu.
Artikel Terkait
Warga Tangerang Siram Air Bekas Lap Kotoran Anjing ke Jalan, Ketua RW: Konflik Sudah Berlangsung Sejak 2021
172 Jemaah Haji Khusus ESQ Tours Tiba di Tanah Air pada Gelombang Pertama Kepulangan
Repsol Gelar Touring Eksplorasi ke Situs Prasejarah Leang-Leang dan Taman Nasional Bantimurung
Rano Karno Tinjau Kebakaran Kemayoran, 679 Jiwa Terdampak dan 304 Bangunan Ludes