Iran Kecam Serangan AS di Hormuzgan, Sebut Tewaskan Delapan Warga Sipil

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:40 WIB
Iran Kecam Serangan AS di Hormuzgan, Sebut Tewaskan Delapan Warga Sipil

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengecam keras serangan Amerika Serikat di Provinsi Hormuzgan yang menurutnya menewaskan delapan warga sipil. Dalam unggahan di akun X-nya, Baghaei menyebut aksi tersebut sebagai kejahatan perang yang nyata.

Baghaei mengunggah foto-foto korban serangan yang diduga dilakukan oleh militer AS. Ia menuliskan bahwa serangan itu menargetkan infrastruktur sipil, termasuk sebuah jembatan, dan menewaskan empat pria serta empat wanita. Di antara korban, disebutkan terdapat dua orang bersaudara penyandang disabilitas.

“Inilah cara Amerika Serikat berusaha memamerkan apa yang disebut ‘kekuatannya’: dengan menyerang infrastruktur sipil dan membunuh warga sipil,” tulis Baghaei dalam pernyataannya, Selasa (17/7/2026).

Ia menambahkan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional dan semakin memperkuat tekad rakyat Iran untuk melawan musuh-musuhnya. “Rakyat Iran kini lebih bertekad dan bersatu daripada sebelumnya, sepenuhnya berazam untuk membuat musuh-musuh buas mereka menyesali dengan pahit agresi kriminal ini terhadap tanah air tercinta mereka,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Amerika Serikat terkait tuduhan tersebut. Pemerintah Iran pun belum merilis pernyataan resmi selain dari juru bicara Kementerian Luar Negeri.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags