JAKARTA – Situasi di beberapa negara bagian Meksiko memang sedang tegang. Pemicunya, operasi militer di Kota Tapalpa, Jalisco, yang berhasil menewaskan tujuh anggota kartel narkoba berpengaruh. Salah satu yang tewas adalah pemimpin Cartel de Jalisco Nueva Generacion (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.
Kematian sang bos kartel ini langsung memicu gelombang balasan. Menurut sejumlah laporan, anggota CJNG melancarkan serangan di sejumlah wilayah seperti Jalisco, Nayarit, Michoacan, Zacatecas, Guanajuato, dan Colima. Kejadiannya tanggal 22 Februari 2026 lalu. Suasana pun jadi mencekam.
Nah, di tengah kondisi seperti ini, bagaimana dengan warga kita di sana?
Kementerian Luar Negeri RI lewat juru bicaranya, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, memberikan penjelasan. Intinya, mereka memastikan seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Meksiko dalam kondisi aman.
“Berdasarkan catatan KBRI Mexico City, WNI di wilayah Jalisco berjumlah 45 orang yang didominasi rohaniawan, terapis pijat profesional, serta pengusaha dan pegawai perusahaan,” kata Vahd, Selasa (24/2/2026).
Dia menegaskan bahwa semua warga Indonesia itu baik-baik saja. Mereka juga sudah diarahkan untuk mengikuti imbauan pemerintah setempat.
“Saat ini seluruh WNI dalam keadaan aman dan mengikuti arahan pemerintah setempat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Namun begitu, kewaspadaan tetap ditingkatkan. KBRI Mexico City secara aktif mengimbau para WNI di wilayah terdampak.
“KBRI Mexico City mengimbau kepada seluruh WNI di wilayah terdampak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga situasi kondusif, mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Mexico City,” jelas Vahd lagi.
Imbauan itu bukan tanpa alasan. Situasi di lapangan masih belum stabil dan berisiko.
Di sisi lain, bagi masyarakat di Indonesia yang punya rencana terbang ke Meksiko dalam waktu dekat, Kemlu punya saran tegas. Lebih baik ditunda dulu. Tunda sampai situasi keamanan benar-benar pulih dan dinyatakan kondusif oleh pihak berwenang. Langkah ini diambil semata-mata untuk keselamatan.
“Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Meksiko dalam waktu dekat, diimbau agar menunda perjalanan hingga situasi keamanan dinyatakan kondusif,” tutup Vahd.
Artikel Terkait
Claro Makassar Run 2026 Digelar 28 Juni, Hadirkan Dua Kategori Baru 5K dan 10K
Trump: Israel dan Iran Sepakat Tidak Saling Serang Selama Seminggu
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,5 Persen dan Beri Insentif Demi Tarik Investasi Asing
Pelajar Tewas Jatuh dari Tebing Apparalang Bulukumba Saat Berfoto