Yang menarik perhatian Hikari adalah hadirnya ruang publik baru, City Walk Pemalang. Kawasan itu kini ramai dengan UMKM, kafe-kafe kekinian, dan jadi tempat nongkrong favorit anak muda.
"Enak buat nongkrong, apalagi malam hari," tuturnya.
Sementara itu, dari sudut pandang yang lebih luas, Joko Taryono (50) mengamati perkembangan di Jawa Tengah. Pemudik asal Kebumen ini melihat kondisi jalan provinsi secara umum sudah baik, apalagi dengan perbaikan rutin jelang Lebaran.
Menurutnya, peran swasta justru cukup aktif mendorong perkembangan, terutama di bidang pariwisata dan kuliner. Saat mudik, Joko memilih destinasi yang agak sepi: Pantai Kembar di Kebumen.
"Pelayanannya ramah, tarifnya juga masih wajar," tutur pria yang hendak kembali ke Jakarta itu.
Ia menambahkan, "Bahkan ada yang tiketnya seikhlasnya. Itu sangat membantu pengunjung."
Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, memang jadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan hal itu.
"Jalan ini kita bangun bukan sekadar fisiknya," ujar Luthfi.
Lebih lanjut ia menjelaskan, "Tetapi agar pergerakan orang dan barang bisa berjalan dengan lancar dan aman."
Upaya itu, menurutnya, adalah bagian dari strategi membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dan harapan itu bukannya tanpa dasar. Performa ekonomi Jawa Tengah sepanjang 2025 tercatat cukup gemilang, menjadi penanda bahwa langkah-langkah pembangunan mulai membuahkan hasil.
Artikel Terkait
DLH DKI Bantah Tuduhan Buang Sampah ke Kali, Klaim Itu Titik Penampungan Resmi
Arus Balik di Daop 1 Jakarta Masih Dominasi Kedatangan, Capai 52 Ribu Penumpang
Marcos Santos Catat 8 Kemenangan di 24 Laga Pertama Bersama Arema FC
Polisi Tetapkan 7 Anggota KKB sebagai Tersangka Pembunuhan Dua Nakes di Tambrauw