Marcos Santos, pelatih Arema FC, memang baru setahun di Indonesia. Tapi, namanya sudah tak asing di kancah BRI Super League 2025/2026. Perhatian banyak orang tertuju padanya.
Di antara belasan pelatih asing yang ada, rekam jejaknya terbilang solid. Pria 46 tahun ini bukanlah pendatang baru di dunia kepelatihan. Sudah 13 tahun lebih dia berkecimpung, dimulai dari kursi panas pelatih kepala Coritiba FC di Brasil pada September 2012.
Kini, dia memegang kendali Singo Edan. Dia hadir untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Ze Gomez.
Bagaimana kinerjanya sejauh ini? Statistiknya mencatat, dari 24 laga yang telah dijalani, Marcos membukukan delapan kemenangan. Hasil imbang tercipta enam kali, sementara kekalahan dialami dalam sepuluh pertandingan.
Angka-angka itu mungkin belum spektakuler. Namun begitu, tahun pertamanya di Indonesia ini dianggap sebagai awal yang patut diperhitungkan. Banyak yang penasaran, apa yang akan dibawanya di musim-musim mendatang.
Artikel Terkait
Hizbullah Klaim Serang Tank Israel di Lebanon Selatan Beberapa Jam Setelah Gencatan Senjata Trump Diumumkan
PN Jaksel Kabulkan Praperadilan Aktivis KontraS Korban Air Keras, Perintahkan Polda Metro Jaya Lanjutkan Penanganan Kasus
Polisi Panggil Selebgram yang Promosikan Paket Umrah Hanania Travel
Panduan Lengkap Memilih Toyota Alphard Bekas: Perbandingan Empat Generasi dari Harga hingga Spesifikasi Mesin