Taiwan Absen dari Pertemuan WTO di Kamerun Akibat Sengketa Penamaan dalam Dokumen Visa

- Selasa, 24 Maret 2026 | 15:00 WIB
Taiwan Absen dari Pertemuan WTO di Kamerun Akibat Sengketa Penamaan dalam Dokumen Visa

Di sisi lain, tekanan dari Beijing selalu menjadi bayang-bayang dalam setiap forum internasional. China secara konsisten mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Mereka punya cara sendiri untuk mendorong pulau yang berpemerintahan sendiri itu keluar dari panggung dunia: memblokir akses, menghambat partisipasi, dan menolak keras penggunaan nama "Taiwan" atau "Republik China".

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Taiwan kembali menegaskan posisi mereka. "Negara kami bergabung dengan WTO sebagai 'wilayah bea cukai terpisah'. Hak kami untuk berpartisipasi setara dan tidak boleh dilanggar," tegas mereka.

Jadi, inilah hasilnya. Sebuah forum penting terlewatkan bukan karena substansi, melainkan karena perang simbol dan dokumen. Dan sekali lagi, politik memengaruhi jalannya diplomasi perdagangan global.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar