Fungsinya sederhana: untuk menyimpan sepatu atau sandal sebelum masuk ke ruang utama masjid. Langkah kecil ini punya dua tujuan sekaligus: menjaga kebersihan area ibadah dan mengurangi sampah plastik sekali pakai di kawasan Nusantara.
Imbauan ini bukan tanpa alasan. Jumlah pengunjung yang membludak selama libur panjang ini perlu diantisipasi, baik mereka yang datang untuk beribadah maupun sekadar menikmati arsitektur megah Masjid Negara IKN.
Troy menekankan, kebiasaan sederhana itu bisa berdampak besar.
"Penggunaan tas pakai ulang untuk menyimpan alas kaki adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar. Kami mengajak seluruh pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dan mendukung prinsip keberlanjutan yang diterapkan di IKN," tegas Troy.
Prinsipnya, semua demi kenyamanan bersama dan keberlanjutan IKN ke depannya. Gelombang kunjungan ini sekaligus menjadi ujian nyata bagi kesiapan infrastruktur dan tata kelola ruang publik di ibu kota baru tersebut.
Artikel Terkait
Taiwan Absen dari Pertemuan WTO di Kamerun Akibat Sengketa Penamaan dalam Dokumen Visa
KPK Tangkap Modus Korupsi Fiskal yang Makin Canggih, Kemenkeu Diuji
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Warung di Bogor, Pemilik Luka Bakar
Persib Andalkan Pengalaman Juara di Sembilan Laga Pamungkas BRI Liga 1