Leapmotor Pacu Inovasi Mobil Listrik dengan Teknologi Baterai Terintegrasi ke Sasis

- Selasa, 24 Maret 2026 | 10:30 WIB
Leapmotor Pacu Inovasi Mobil Listrik dengan Teknologi Baterai Terintegrasi ke Sasis

Leapmotor sendiri tak berpuas diri. Mereka sudah meluncurkan generasi terbaru teknologi ini, yaitu C2C 2.0, yang menawarkan level integrasi sistem yang lebih tinggi lagi. Sistem ini dilengkapi dengan manajemen baterai cerdas yang mampu memantau performa dan kondisi keamanan secara real-time.

Teknologi ini bukan lagi sekadar wacana. Beberapa model andalan Leapmotor, seperti C01, C11, dan yang terbaru C10, sudah mengadopsi arsitektur terintegrasi ini. C10, misalnya, dikembangkan sepenuhnya dengan platform kendaraan listrik yang memanfaatkan pendekatan C2C.

Untuk mempercepat ekspansi global, Leapmotor juga menjalin kolaborasi strategis yang cukup mencengangkan. Mereka bekerja sama dengan raksasa otomotif Stellantis. Kerja sama ini ditujukan untuk memperluas pengembangan dan jaringan distribusi kendaraan listrik mereka di berbagai pasar internasional, termasuk kemungkinan masuk ke Indonesia.

Dengan tren adopsi kendaraan listrik yang kian masif, inovasi di bidang baterai seperti C2C jelas menjadi salah satu kunci. Leapmotor lewat teknologi ini ingin menegaskan komitmennya: menghadirkan mobil listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga stabil, aman, dan berteknologi tinggi untuk mendukung mobilitas masa depan.

(UDA)

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar