"Alasannya bawa HP korban, karena di situ dianggap ada bukti perselingkuhan. Katanya sih, dia lihat korban tertangkap basah berduaan. Ada juga foto mesra katanya. Tapi sampai sekarang HP-nya belum bisa dibuka, kami tidak tahu password-nya," tutur Fechy lebih lanjut.
Semua barang bukti itu akhirnya ditemukan saat pelaku ditangkap. Fuad diamankan dalam sebuah bus yang menuju Sumatera, persisnya Sabtu (21/3) siang pukul 12.49 WIB.
Fechy menuturkan, "Saat penggeledahan di Jalan Tol Tangerang-Merak, kami temukan paspor korban dan salah satu handphone-nya di badan pelaku. Dia juga mengakui perbuatannya, bahwa dialah yang melakukan pembunuhan."
Artikel Terkait
ASDP Ambon Perpanjang Jam Layanan Kapal Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Juara Dunia MotoGP Joan Mir Prediksi Veda Ega Pratama Bisa Kompetitif di Moto3 2026
Presiden Prabowo Telepon Sejumlah Pemimpin Muslim Ucapkan Selamat Idulfitri
Inter Miami Tak Akan Rotasi Messi Jelang Piala Dunia 2026