Selat Hormuz masih tertutup. Ancaman dari Gedung Putih pun bergema: buka jalur itu, atau lihat jaringan listrikmu hancur. Ultimatum 48 jam dari Presiden AS Donald Trump kepada Iran itu seharusnya berakhir Senin malam waktu AS. Namun, di Moskow, nada yang terdengar justru berbeda.
Kremlin secara tegas menyerukan jalan damai. Lewat juru bicaranya, Dmitry Peskov, Rusia mendesak agar krisis ini diselesaikan lewat jalur politik dan diplomasi.
"Kami percaya bahwa situasi tersebut seharusnya beralih ke penyelesaian politik dan diplomatik," kata Peskov kepada para wartawan.
Dia menambahkan, "Hanya cara itulah yang benar-benar bisa meredakan ketegangan yang sudah memuncak di kawasan ini."
Artikel Terkait
Kemenhub Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas Utama Arus Balik Lebaran 2026
Trump Klaim Buka Dialog dengan Tokoh Iran, Ancam Lanjutkan Serangan Bom
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Segala Permusuhan, Sebut Perang Modern sebagai Skandal
Polri Prediksi Dua Gelombang Puncak Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Diberlakukan