Rusia Desak Penyelesaian Damai di Selat Hormuz, Khawatirkan Pembangkit Nuklir Bushehr

- Senin, 23 Maret 2026 | 18:05 WIB
Rusia Desak Penyelesaian Damai di Selat Hormuz, Khawatirkan Pembangkit Nuklir Bushehr

Seruan Rusia ini bukan tanpa alasan. Negeri itu punya kepentingan langsung di Iran. Mereka adalah pihak yang membantu membangun dan mengoperasikan satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir Iran di Bushehr. Jadi, wajar jika Moskow was-was.

Apalagi, badan pengawas nuklir PBB sudah melaporkan bahwa lokasi pembangkit itu terkena proyektil pekan lalu. Rusia sebelumnya sudah memperingatkan, serangan apa pun yang membahayakan fasilitas nuklir adalah langkah yang sangat berisiko.

Perang ini sendiri dipicu oleh serangan bom AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Sejak saat itulah, Selat Hormuz jalur air vital bagi pasokan minyak global tertutup untuk lalu lintas kapal. Ketegangan pun terus memanas, dengan ancaman dan seruan damai yang saling bersahutan.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar