Pagi ini, Jalan Jenderal Sudirman di Jakarta masih terasa sunyi. H 2 Lebaran, suasana lengang begitu jelas terasa. Kendaraan yang melintas bisa dihitung jari, jauh dari bayangan kemacetan yang biasa menghantui ruas jalan utama ibukota di hari Senin.
Pantauan di lokasi sekitar pukul delapan lebih sepuluh menit menunjukkan pemandangan yang tak biasa. Jalanan yang biasanya sudah padat merayap oleh kendaraan para pekerja, kini masih lapang. Hanya sesekali mobil atau motor melintas dengan cepat. Di sisi lain, justru aktivitas lain yang muncul. Beberapa warga terlihat memanfaatkan kelengangan ini untuk jogging atau sekadar jalan santai. Ada juga yang masih bersepeda, menikmati udara pagi di tengah aspal yang biasanya tak bersahabat.
Kelengangan ini ternyata tak cuma terjadi di Sudirman. Menurut sejumlah saksi, kawasan Pancoran dan Kuningan yang mengarah ke sana juga mengalami hal serupa. Arus lalu lintasnya sangat lancar, kontras banget dengan hari Senin biasa yang sudah pasti macet.
Kondisi ini sepertinya tak lepas dari imbauan pemerintah terkait arus balik. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sudah mengingatkan para pemudik untuk menghindari puncak kepulangan. Dia khawatir terjadi penumpukan massa jika semua orang balik dalam waktu bersamaan.
Puncak arus balik diprediksi bakal terjadi tiga kali: tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Dan ini dikhawatirkan lebih padat daripada saat arus mudik sebelumnya.
“Berdasarkan data perhitungan di JMTC, puncak arus balik diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026,” jelas Dudy.
“Perkiraan volumenya lebih dari 285 ribu kendaraan. Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret yang sekitar 270 ribu kendaraan. Makanya, kami imbau masyarakat bisa kembali ke Jabotabek lebih awal, tanggal 23 ini dengan memanfaatkan cuti bersama. Atau nanti di periode 25-27 Maret dengan skema Work From Anywhere.”
Pernyataan itu disampaikannya kemarin, saat meninjau arus lalu lintas H 1 Lebaran dari pusat komando Jasamarga.
Artikel Terkait
Ayah Korban Ungkap Kronologi Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Akui Dapat Intimidasi
Pertagas Resmi Ditunjuk sebagai Operator Pipa Gas Cisem II, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
KAI dan detikcom Gelar Pelatihan Komunikasi untuk Perkuat Strategi Branding Perusahaan
Pemeriksaan Ketat Hewan Kurban di Jakarta Barat: Dokumen hingga Gigi Dicek untuk Jamin Kesehatan dan Syariat