Kalau merujuk pada kalender, sidang isbat Kemenag sudah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada tanggal 21 Maret 2026. Artinya, puasa Syawal bisa dimulai keesokan harinya.
Secara teknis, jendela waktunya panjang: dari 22 Maret sampai 18 April 2026. Tapi kalau mau yang enam hari awal Syawal, ini jadwal detailnya:
- Minggu, 22 Maret 2026 = 2 Syawal 1447 H
- Senin, 23 Maret 2026 = 3 Syawal 1447 H
- Selasa, 24 Maret 2026 = 4 Syawal 1447 H
- Rabu, 25 Maret 2026 = 5 Syawal 1447 H
- Kamis, 26 Maret 2026 = 6 Syawal 1447 H
- Jumat, 27 Maret 2026 = 7 Syawal 1447 H
Jadi, tinggal pilih saja mana yang lebih cocok dengan kesibukanmu. Yang penting niatnya tulus. Dengan begitu, ibadah Ramadan yang sudah kita lakukan sebulan penuh bisa dapat "bonus" pahala yang berlipat. Sungguh sebuah kesempatan yang sayang untuk dilewatkan.
Penulis : Dian Nita Editor : Edy A. Putra
Sumber : Kompas TV, NU Online
Artikel Terkait
Diaspora Indonesia di Swedia Rayakan Idulfitri Sederhana di Tengah Inflasi Tinggi
Kemacetan Parah Landa Jalur Nagreg, 107 Ribu Kendaraan Padati Jalur Mudik
423 Warga Binaan di Papua Terima Remisi Khusus Idulfitri
Ragunan Dikunjungi 67 Ribu Orang di H+1 Lebaran