Pemprov DKI Gelar Car Free Night dan Gratiskan Transportasi Umum Saat Lebaran

- Senin, 16 Maret 2026 | 20:30 WIB
Pemprov DKI Gelar Car Free Night dan Gratiskan Transportasi Umum Saat Lebaran

Menyambut Lebaran tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta punya sejumlah agenda. Gubernur Pramono Anung mengumumkan, pada malam takbiran nanti akan digelar car free night. Kawasan yang biasanya bebas kendaraan di hari Minggu pagi itu, kali ini akan diterapkan di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Sudirman tapi pada malam hari.

Pengumuman ini disampaikan Pramono di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin lalu.

"Dalam rangka menyambut Idul Fitri, nanti pada tanggal malam Idul Fitri, pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan untuk mengadakan, menyelenggarakan yang disebut dengan car free night," kata Pramono.

Tak cuma itu. Menurutnya, ada juga rencana pawai obor yang melibatkan sekitar 5.000 peserta. Ruang untuk berekspresi akan dibuka seluas-luasnya.

"Di samping itu, kami juga mengizinkan nanti ada pawai obor kurang lebih 5.000, dan kita memberikan ruang seluas-luasnya. Mudah-mudahan Idul Fitri ini adalah Idul Fitri yang memberikan kesan yang mendalam bagi siapapun yang menyelenggarakan itu," lanjutnya.

Nah, soal transportasi, ada kabar bagus. Pramono memutuskan untuk menggratiskan seluruh angkutan umum yang dikelola Pemprov DKI selama dua hari saat Lebaran.

"Saya sudah memutuskan untuk menyambut Idul Fitri ini dua hari, nanti semua transportasi yang dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta gratis. Apakah itu MRT, apakah itu LRT, apakah itu Transjakarta maupun TransJabodebek maupun JakLingko atau Mikrotrans, gratis semuanya," ucapnya.

Bagi warga yang memilih tak mudik, Jakarta berusaha tak membosankan. Sejumlah tempat wisata ikut dibuka gratis. Ancol, Monas, sampai Ragunan bisa dikunjungi tanpa bayar. Khusus pemegang kartu KJP, aksesnya juga digratiskan.

"Bahkan, bagi ibu-ibu yang anaknya memegang kartu KJP, maka masuk Ancol, masuk Ragunan, masuk Monas, kami gratiskan. Kenapa itu, kenapa itu kami lakukan, saudara-saudara sekalian?"

Pramono lalu menjelaskan alasannya. Tema mudik tahun ini adalah 'Mudik ke Jakarta'. Tujuannya jelas: agar warga yang tetap di Ibu Kota bisa menikmati suasana Lebaran dengan baik.

"Bahkan pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan tema mudik Idul Fitri kali ini adalah 'Mudik ke Jakarta'. Kenapa saya sampaikan mudik ke Jakarta? Agar yang bertahan tidak balik pulang kampung ini tetap bisa menikmati Idul Fitri dengan baik di Jakarta," jelasnya.

Tak berhenti di situ. Dia juga menyebut ada insentif untuk pusat perbelanjaan dan perhotelan berupa keringanan pajak. Imbasnya, diharapkan muncul pesta diskon yang bisa mencapai 70 persen.

"Bahkan semua pusat perbelanjaan dan perhotelan, pemerintah DKI Jakarta sudah membebaskan sebagian pajaknya. Nanti kita akan ada pesta diskon sampai dengan 70 persen, Bu. Ini kalau diskon ibu-ibu sorak-sorainya rame banget. Lebih rame lagi kalau kemudian dibagi voucer gitu Bu ya," imbuh Pramono.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar