Seorang pria yang diduga melakukan pelecehan terhadap anjing ras Pomeranian di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, telah diperiksa polisi. Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap motif di balik aksi tak senonoh tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, mengungkapkan bahwa pelaku mengaku melakukan perbuatan itu karena kesenangan pribadi. “Keterangannya karena suka saja dengan hewan anjing dan diduga ada penyimpangan seksual yang tidak normal,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (17/6/2026).
Polisi berencana melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku guna mendalami dugaan kelainan seksual tersebut. Sementara itu, proses penyelidikan masih terus berjalan. “Saksi-saksi sudah diperiksa termasuk terlapor. Saat ini masih proses lidik, karena rencana dilakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap terlapor yang diduga memiliki penyimpangan seksual terhadap hewan atau zoofilia,” jelas Sampson.
Zoofilia sendiri merupakan kelainan atau penyimpangan seksual di mana seseorang memiliki ketertarikan, gairah, atau hasrat seksual terhadap binatang. Istilah ini merujuk pada kondisi psikologis yang tidak lazim dan menjadi salah satu fokus pemeriksaan dalam kasus ini.
Peristiwa ini pertama kali mencuat setelah sebuah rekaman video viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berkaus merah yang merupakan pengunjung sebuah kafe tengah berinteraksi dengan seekor anjing bernama Sissy. Aksi yang mulanya tampak seperti bermain itu kemudian berubah menjadi perbuatan tidak senonoh, di mana pelaku disebut mengeluarkan kemaluannya di depan hewan tersebut.
Pemilik anjing yang memergoki kejadian itu segera menghentikan aksi pelaku. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Penjaringan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Artikel Terkait
MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Sorot Perbaikan Arus Informasi Pasar Modal
Polisi Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa Usai Berkas Dugaan Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Dinyatakan Lengkap
Polisi Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr. Tifa Setelah Berkas Kasus Ijazah Palsu Jokowi Dinyatakan Lengkap
Nurul Arifin: Damai AS-Iran Berpotensi Perkuat Ekonomi Indonesia, dari Harga Energi hingga Rupiah