Di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat kemarin, suasana Sidang Kabinet Paripurna diwarnai pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Menjelang momen Idul Fitri yang akan datang, dia mengingatkan seluruh jajaran menterinya soal penyelenggaraan 'open house'. Intinya, jangan berlebihan.
"Kita juga harus memberi contoh open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan," tegas Prabowo.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Presiden mengungkit kondisi sebagian masyarakat yang masih berjuang pascabencana. Di sisi lain, dia menekankan pentingnya para pejabat memberikan teladan yang tepat di depan rakyat.
Namun begitu, Prabowo juga memberikan catatan. Instruksi untuk tidak bermewah-mewah ini bukanlah larangan total untuk menggelar acara silaturahmi. Ada pertimbangan lain yang tak kalah penting: roda perekonomian.
Artikel Terkait
38 PMI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Gelombang Ketiga di Ramadan
Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam untuk Kebutuhan Dalam Negeri Dulu
Serangan Drone di Irak Utara Tewaskan Dua Anggota Kelompok Kurdi, Diduga Dilakukan Iran
Menko Hukum Yusril Kecam Penyerangan Biadab terhadap Aktivis KontraS