Dua anggota kelompok oposisi Kurdi yang bersenjata dilaporkan tewas. Ini terjadi setelah sebuah serangan drone menghantam wilayah Irak utara, Sabtu (14/3/2026). Dan seperti yang diduga, kelompok tersebut langsung menuding Iran berada di balik serangan itu.
Sejak konflik di Timur Tengah meluas, serangan-serangan semacam ini seolah jadi rutinitas yang muram. Iran berulang kali menyerang posisi-posisi kelompok Kurdi pengasingan yang bermarkas di Irak. Polanya nyaris sama.
"Sebuah pesawat tak berawak menyerang salah satu posisi kami pada pukul 16.40," jelas Mardin Zahidi, seorang pejabat dari Organisasi Khabat Kurdistan Iran, ketika dikonfirmasi.
Menurut Zahidi, serangan itu tak hanya merenggut dua nyawa. Empat orang lainnya juga mengalami luka-luka. Ia dengan tegas menyalahkan Iran dan milisi-milisinya yang didukungnya.
Lokasi kejadiannya di pegunungan Bashiqa wilayah yang dikuasai Kurdi, terletak di antara kota Mosul dan wilayah otonom Kurdistan. Medannya terpencil dan berbukit.
Di sisi lain, kelompok oposisi lain, Partai Demokrat Kurdistan Iran (PDKI), juga mengeluarkan pernyataan. Mereka menuduh Iran menargetkan apa yang mereka sebut "pangkalan sipil" milik mereka, lokasinya tak jauh dari Erbil, ibu kota Kurdistan. Untungnya, dari serangan kedua ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Memang, wilayah Kurdistan utara Irak sejak lama jadi tempat perlindungan. Banyak kamp dan pangkalan belakang kelompok pemberontak Kurdi Iran beroperasi di sana. Bagi Tehran, kelompok-kelompok ini dicap sebagai teroris. Mereka sering dituding sebagai alat kepentingan Barat atau Israel.
Hubungan yang sudah tegang ini makin memanas bulan lalu. Lima kelompok, termasuk PDKI, mengumumkan pembentukan koalisi politik. Tujuannya cukup ambisius: menggulingkan republik Islam Iran. Jangka panjangnya, mereka ingin memperjuangkan hak penentuan nasib sendiri bagi masyarakat Kurdi.
Jadi, serangan drone terbaru ini bukan sekadar insiden terisolasi. Ia seperti babak lanjutan dari sebuah konflik panjang yang akarnya dalam, rumit, dan sepertinya masih jauh dari kata selesai.
Artikel Terkait
Dua ABG Diamankan Polisi Usai Diduga Ayunkan Bocah 6 Tahun ke Tiang Listrik di Jakpus, Korban Tersetrum
Dishub Imbau Pengendara Hindari Bundaran HI dan Sekitarnya Hari Ini Akibat Aksi Unjuk Rasa
Jelajahi Yogyakarta dalam Sehari: Wisata Sejarah, Kuliner, dan Budaya di Satu Rute Dekat
PLN Mobile Hadirkan Fitur Pantau Pemakaian Listrik Real-Time untuk Cegah Lonjakan Tagihan