Harapannya jelas, biar warga bisa tenang meninggalkan rumah dalam waktu lama. Di sisi lain, pengamanan ini nggak cuma kerja polisi sendiri. Mereka menggandeng TNI, Pemkot, dan elemen masyarakat lain. Tujuannya satu: memastikan arus mudik dan aktivitas Lebaran berjalan lancar.
Memang, posisi Tangerang Kota itu strategis banget. Wilayah ini jadi jalur utama pemudik, baik yang menuju daerah lain di Jawa maupun yang hendak ke Pelabuhan Merak untuk menyebrang ke Sumatera. Makanya, fokus pada lalu lintas dan pelayanan ke pemudik jadi prioritas.
Jauhari juga ngasih imbauan praktis. Dia menekankan pentingnya persiapan fisik dan pengecekan kendaraan sebelum berangkat jauh. Satu hal lagi yang sering dilupakan: “Laporkan rumah yang bakal ditinggal ke tetangga atau pihak keamanan setempat,” pesannya. Langkah kecil ini bisa bantu mengantisipasi hal-hal yang nggak diinginkan.
Terakhir, kalau ada kendala di perjalanan, masyarakat bisa langsung menghubungi call center 110. Layanan nasional dan bebas pulsa itu siap membantu.
Dengan segala persiapan ini, aparat berharap mudik tahun ini bisa berjalan aman dan nyaman untuk semua. Layanan penitipan gratis itu, meski terlihat sederhana, diharapkan bisa sedikit meredakan kekhawatiran.
Artikel Terkait
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing
Krisis Timur Tengah Picu Ancaman dan Peluang bagi Ekonomi Indonesia