Di sisi lain, koordinasi antar kementerian disebutkan sangat krusial. Kementerian PUPR udah siapin tim khusus yang siaga buat nangani perbaikan jalan rusak secara instan. Sementara itu, Kementerian Perhubungan memastikan kesiapan semua moda transportasi.
“Mulai dari terminal, stasiun kereta, gerbong, sampai pelabuhan penyeberangan, semuanya harus siap. Sektor penerbangan dan maritim juga kita pastikan,” jelas AHY lebih lanjut.
Yang nggak kalah penting, AHY menekankan kalau keselamatan pemudik adalah hal nomor satu. Untuk itu, laporan dari Tim Monitor Mudik Metro TV bakal sangat membantu. Tim ini rencananya bertugas dari 13 sampai 28 Maret 2026 di titik-titik rawan seperti Pelabuhan Merak, Cikampek, Cirebon, dan Tegal.
Dengan informasi akurat dari lapangan, diharapkan masyarakat bisa melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Semua persiapan ini, pada akhirnya, memang ditujukan buat satu hal: memastikan pemudik sampai di kampung halaman dengan selamat.
Artikel Terkait
Wali Kota Lepas 238 Pemudik Palembang dalam Program Mudik BUMN
Mendikbud Canangkan Kombinasi Digital dan Menulis Tangan untuk Cegah Ketergantungan Siswa pada AI
Tokopedia Fasilitasi Pembayaran Zakat Fitrah Secara Digital via BAZNAS
Buron Interpol Kasus Perdagangan Orang dari Kamboja Ditangkap di Bali