Kakorlantas Polri Tegaskan Operasi Ketupat 2026 sebagai Operasi Kemanusiaan

- Kamis, 12 Maret 2026 | 09:35 WIB
Kakorlantas Polri Tegaskan Operasi Ketupat 2026 sebagai Operasi Kemanusiaan

Dia lalu menjabarkan, skenario sudah disiapkan matang. Jika nanti arus memuncak, opsi seperti contraflow atau one way siap dijalankan untuk memecah kepadatan. Semua demi kelancaran.

Di sisi lain, Korlantas Polri tak cuma mengandalkan imbauan. Kerja mereka kini mengandalkan data dan teknologi real-time. Itu pondasi utamanya. Tujuannya jelas: menjamin keamanan dan kelancaran selama periode mudik.

“Kami bukan cuma mengimbau. Semua didasari sistem yang dibangun berbasis data dan teknologi real-time. Negara hadir untuk memastikan keamanan dan kelancaran,” tegasnya lagi.

Ada kata kunci yang terus ditekankan: kolaborasi. “Together We Can”, begitu kira-kira semangatnya. Dengan komunikasi yang baik bersama semua pihak, operasi ini diharapkan bisa berjalan lebih sukses dari sebelumnya.

Baginya, mudik dan balik itu hakikatnya perjalanan penuh rindu. Rindu kampung halaman, rindu wajah keluarga.

“Bukan sekadar kehadiran fisik di lapangan. Tapi lebih pada meyakinkan bahwa masyarakat yang berangkat akan aman dan nyaman selama di perjalanan. Sampai tujuan dengan selamat, bertemu keluarga, dan bahagia,” pungkas Irjen Agus menutup pembicaraan.

Acara pelepasan itu sendiri juga dihadiri sejumlah pejabat lain. Tampak hadir Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Kemudian ada juga Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono, serta Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar