Di sisi lain, ketegangan ini juga berakar dari kepemimpinan baru di Iran. Sehari sebelumnya, dalam wawancara dengan Fox News yang dilansir Anadolu Agency, Trump sudah menyuarakan keraguannya. Dia meragukan kemampuan pemimpin baru Iran, Motjoba Khamenei, untuk hidup berdampingan secara damai dengan Amerika Serikat.
"Saya tidak yakin dia bisa hidup dalam damai," ucap Trump, Rabu (11/3).
Rupanya, keputusan Teheran mengangkat Mojtaba sebagai pemimpin baru menjadi sumber ketidakpuasan Trump. Dia kembali menegaskan hal itu, menambah daftar panjang gesekan antara kedua negara. Suasana memang makin memanas, dan pernyataan-pernyataan dari Washington ini seolah mengonfirmasi bahwa jalan damai masih sangat panjang.
Artikel Terkait
Pengadilan Tinggi Jakarta Perberat Vonis Jimmy Marsin Jadi 10 Tahun Penjara
Bus Bandara Blok M-Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Promo Rp3.500 Tiga Bulan
Korlantas Polri Andalkan Teknologi Presisi untuk Operasi Ketupat 2026
27 dari 57 Lapangan Padel di Jakarta Timur Terancam Disegel karena Tak Berizin