Bekasi diguncang kabar buruk. Seorang pensiunan karyawan JICT, Ermanto Usman, dan istrinya diserang di rumah mereka sendiri. Aksi itu meninggalkan pemandangan yang mengenaskan keduanya bersimbah darah. Ternyata, motif di balik kekejaman ini sederhana sekaligus mengerikan: perampokan.
Ermanto tewas di tempat. Pelaku menghabisi nyawanya dengan linggis. Sementara sang istri, yang diketahui berinisial P, masih berjuang antara hidup dan mati di rumah sakit. Kondisinya dilaporkan kritis.
Polisi akhirnya menangkap pelakunya. Orang itu bernama Sudirman, atau kerap dipanggil Yuda. Dia diamankan di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Senin sore kemarin tepat pukul 18.54.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti yang cukup banyak. Ada linggis berdarah, tentu saja. Lalu uang tunai, tiga ponsel, satu unit laptop, dan bahkan sebuah gunting. Pelaku kabarnya menggasak apa saja yang dianggap berharga, mulai dari perhiasan sampai kunci mobil.
Motifnya ternyata spontan.
Dalam jumpa pers yang digelar Polda Metro Jaya, terungkap bahwa Ermanto dibunuh dalam rangkaian perampokan itu. Menariknya, pelaku tidak punya target spesifik. Rumah korban dipilih secara acak.
Artikel Terkait
Pengadilan Tinggi Jakarta Perberat Vonis Jimmy Marsin Jadi 10 Tahun Penjara
Bus Bandara Blok M-Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Promo Rp3.500 Tiga Bulan
Korlantas Polri Andalkan Teknologi Presisi untuk Operasi Ketupat 2026
27 dari 57 Lapangan Padel di Jakarta Timur Terancam Disegel karena Tak Berizin