Benjamin Netanyahu punya pesan keras untuk Iran. Dalam kunjungannya ke Pusat Komando Kesehatan Nasional, Perdana Menteri Israel itu menegaskan bahwa serangan militernya belum berakhir. "Kita belum selesai," ujarnya tegas, Senin malam lalu. Pernyataannya baru dirilis ke publik pada Selasa (10/3/2026).
Netanyahu merasa operasi militer Israel telah berhasil melemahkan posisi para ulama yang memimpin di Teheran. Meski begitu, dia menyebut harapan terbesarnya adalah melihat rakyat Iran sendiri yang bangkit.
"Impian kita sebenarnya sederhana: membawa rakyat Iran terbebas dari belenggu tirani. Tapi, ya, akhirnya semua itu terserah pada mereka," kata Netanyahu, seperti dilansir AFP.
Namun begitu, dia tak menyembunyikan keyakinannya atas dampak serangan yang telah dilakukan. "Yang pasti, dengan segala aksi yang sudah kita jalankan, kita sedang menghancurkan tulang punggung mereka. Dan sekali lagi, ini belum berakhir."
Gelombang serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat sejak akhir Februari lalu memang telah menimbulkan kerusakan parah. Banyak tokoh kunci Iran tewas, termasuk pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei.
Artikel Terkait
Banjir dan Longsor Landa Bogor, 15 Rumah Terendam
Rem Blong Truk Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di JORR
Wakil Ketua MPR Desak Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah, Angka Remaja Berisiko Capai 34,9%
Longsor Sampah 50 Meter di Bantargebang Tewaskan 4 Orang, 5 Masih Hilang