Respon Iran pun datang bertubi-tubi. Mereka membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah target di Israel serta negara-negara Teluk yang diketahui menampung aset militer AS. Situasi ini dengan cepat membumbungkan ketegangan, membuat konflik menjalar ke berbagai penjuru Timur Tengah.
Di sisi lain, pernyataan Netanyahu yang bernada melanjutkan ini justru kontras dengan sikap sekutunya. Presiden AS Donald Trump menyatakan pandangan yang berbeda. Menurutnya, perang melawan Iran sudah hampir rampung.
"Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir sepenuhnya," kata Trump dalam percakapan telepon dengan CBS News.
Dia bahkan dengan percaya diri merinci kerusakan yang diderita Iran. "Mereka praktis tak punya angkatan laut lagi, komunikasi hancur, angkatan udara pun sudah tak berarti. Stok rudal mereka menipis. Drone-drone mereka bertebaran jadi puing, bahkan pabrik pembuatannya kita hancurkan."
Jadi, sementara satu pihak menyatakan hampir selesai, pihak lainnya justru bersiap untuk babak berikutnya. Kedua pernyataan yang bertolak belakang ini meninggalkan tanda tanya besar tentang arah konflik ke depannya.
Artikel Terkait
Banjir dan Longsor Landa Bogor, 15 Rumah Terendam
Rem Blong Truk Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di JORR
Wakil Ketua MPR Desak Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah, Angka Remaja Berisiko Capai 34,9%
Longsor Sampah 50 Meter di Bantargebang Tewaskan 4 Orang, 5 Masih Hilang